Microsoft Umumkan Berakhirnya Era Windows Phone

Oleh Aris Wibowo updated Selasa, 10 Okt 2017 | 11:25

Image via The Verge

Seperti yang sudah diperkirakan selama beberapa bulan terakhir, Microsoft akhirnya mengumumkan bahwa era Windows Phone telah berakhir. Kabar ini diperoleh melalui tweet seorang petinggi Microsoft, Joe Belfiore.

Dengan pengumuman ini, Microsoft tidak lagi akan mengembangkan fitur baru atau hardware baru untuk Windows Mobile. Walaupun demikian, beberapa smartphone Windows masih akan mendapat update bug dan update keamanan. Sedangkan untuk platform Windows Mobile sendiri akan berada dalam mode maintenance hingga waktu yang belum ditentukan. Menariknya, dalam cuitan lanjutan Joe Belfiore juga mengungkapkan bahwa pengguna Windows Mobile bebas memilih iOS atau Android yang terbaik menurut mereka.

Kabar dimatikannya Windows Mobile memang tidak terlalu mengejutkan. Seperti yang diketahui, Microsoft memang kesulitan untuk menembus pasar perangkat mobile. Namun, untuk beberapa waktu Microsoft memang tengah berusaha keras mempertahankan sistem operasi ini. Bahkan pada tahun 2016 lalu, Microsoft sempat memproduksi program Windows Insider dan menambahkan sejumlah fitur baru. Bahkan pada pertengahan tahun 2017 lalu saat dirilisnya update Windows 10 Creators, Microsoft juga menghadirkan update untuk Windows Mobile yang kian memudahkan terhubung pada sistem Windows versi PC. Maka sebelum munculnya Tweet Belfiore pada akhir pekan lalu, banyak yang menganggap Windows Mobile masih terus dikembangkan.

Puncak kehancuran Windows Mobile memang terjadi pada tahun 2017 ini. Pasalnya selama tahun 2016 hingga 2017 penjualan perangkan Windows Mobile sangat hancur. Padahal dua atau tiga tahun sebelumnya, penjualan perangkat Windows masih mencapai angka 10 juta unit sebelum akhirnya tidak laku sama sekali di pertengah 2017 ini. Tidak lakunya sistem operasi dan perangkat Microsoft ini bukan tanpa alasan. Padahal, secara desain perangkat cukup elegan, user interface juga cukup bersih dan atraktif. Seharusnya, hal tersebut membuat perangkat Windows Mobile bisa bersaing dengan smartphone lainnya. Namun akibat minimnya pengembang aplikasi sepertinya membuat sistem operasi ini ditinggalkan pengguna smartphone modern.

Tidak hanya minim aplikasi, kehancuran Windows Mobile juga disebabkan karena adanya salah langkah dari Microsoft. Langkah yang paling dianggap membawa Microsoft hancur ialah akusisi Microsoft terhadap Nokia. Padahal saat itu Nokia dianggap sebagai produsen smartphone yang tengah kritis di pasar penjualan. Namun, entah dengan alasana apa Microsoft tetap membeli Nokia yang berujung kebangkrutan pula.

Walaupun resmi menghentikan sistem operasi miliknya, Microsoft ternyata masih berusaha bersaing di pasar aplikasi mobile. Hal ini terbukti dengan hadirnya browser Microsoft Edge untuk iOS dan Android. Langkah ini dianggap sebagai langkat terbaik Microsoft untuk bangkit kembali di pasar mobile. Kita nantian saja langkah lain dari Microsoft.

Baca juga artikel:

OS Android Unggul, Windows Phone Makin Ditinggalkan di Tahun 2017

Microsoft Edge Versi Android dan iOS Resmi Dirilis

Microsoft Rilis Update Windows XP dengan Patch Baru Atasi Ransomware

Artikel Lainnya

Komentar