Banyak Fitur Baru di Android O yang Akan Rilis Agustus 2017 Untuk Google Pixel dan Nexus

Oleh Aris Wibowo updated Kamis, 08 Jun 2017 | 10:26

Menawarkan banyak fitur baru Android, Google akan merilis update Android O untuk Google Pixel dan Nexus pada Agustus 2017.

Seperti yang diketahui, Google sudah memperkenalkan lebih awal sistem operasi terbaru mereka bernama Android O dalam ajang Android Developer Blog bulan maret lalu. Meski sistem operasi yang diperkenalkan masih developer preview, banyak pengamat yang tertarik melihat fitur baru Android yang dihadirkan Google.

Pasalnya, sistem yang belum jelas nama resminya ini (apakah Oreo atau Orange) menghadirkan update sistem yang penuh evolusi dan hal baru. Bahkan Google mengklaim akan ada banyak fitur baru Android O yang akan mengembangkan cara pengoperasian smartphone Android.

Harga Hape Google Pixel :

Google Pixel | Google Pixel XL

Sebelumnya, Google menyebut tidak akan menyebarkan OS Android O pada perangkat Google Pixel dan Nexus pada musim panas ini, namun pada musim gugur seperti tradisi yang dilakukan pada perilisan yang lalu. Namun, tampaknya tahun 2017 tradisi tersebut akan berbeda.  

Menurut laman AndroidPolice, perusahaan pencarian terbesar ini akan secara resmi menyebarkan sistem Android O versi final pada minggu pertama atau minggu kedua bulan Agustus 2017 mendatang. Update ini akan digulirkan bertahap ke perangkat Pixel secara OTA (Over The Air).

Harga Hape Google Nexus :

LG Nexus 5X | LG Google Nexus 4 E960 | LG Nexus 5 D821 

Tidak hanya Pixel, Google juga akan menyebarkan sistem terbaru ini ke perangkat Nexus yang kompatibel di waktu bersamaan. Sayangnya, hingga kabar ini beredar belum ada tanggapan resmi dari Google. Molornya waktu penyebaran Android O ke bulan Agustus bisa jadi karena Google masih mempersiapkan varian baru Google Pixel 2.

Terlepas dari hal itu, menarik untuk menyimak fitur baru Android yang ada di sistem terbaru. Nah, berikut ini fitur baru Android O :

Fitur hemat baterai

Semakin berkembangnya smartphone hingga aplikasi saat ini ternyata mempengaruhi juga kondisi baterai perangkat. Menyadari hal tersebut, Google menghadirkan fitur hemat baterai baru yang memungkinkan pembatasan aktivitas aplikasi ketika dalam mode tidak digunakan atau background mode. Google juga mulai membatasi pembaruan lokasi. Pasalnya pencarian lokasi pada sebuah aplikasi menguras daya baterai cukup banyak. 

Antarmuka dan Navigasi baru

picture in picture (image via gadgethacks)

Dalam OS Android O, Google juga menghadirkan user interface baru dan beberapa mode baru. Salah satunya mode Picture in Picture yang digunakan untuk video. Nantinya video bisa tetap dinikmati sembari melakukan aktivitas pada aplikasi lain.

Selain mode PiP, ada juga notifikasi baru yang berbentuk sistem pop-up, sehingga pengguna bisa langsung bereaksi terhadap notifikasi tanpa beralih ke aplikasi. Mekanisme ini sudah diterapkan pada aplikasi seperti whatsapp. Namun, dalam Android O akan ada banyak aplikasi yang bisa menggunakan notifikasi pop up.

Selain itu, Google juga menghadirkan fitur multi display. Fitur ini awalnya hadir pada Google Pixel saja. Fungsi mode ini untuk mempermudah pengguna beralih dari aktivitas di aplikasi A ke aplikasi B dengan lebih mudah.

Desain Interface Lebih Personal


Google juga menghadirkan fitur baru Android bernama Adaptive Icons. Nantinya pengguna bisa mendesain sendiri ikon home untuk menjadi icon pada launcher. Pengguna juga bisa memodifikasi notifikasi yang ingin ditampilkan di layar ponsel.

Bahkan, pengguna bisa menunda notifikasi untuk kembali muncul beberapa menit mendatang atau beberapa jam mendatang sehingga pengguna tidak lupa akan notifikasi yang ada. pengguna Android O juga bisa mengganti warna latar notifikasi hingga gaya tampilan notifikasi sesuai kenyamanan.

Fitur Copy Less

Dalam sistem Android O ini, pengguna akan mendapatkan fitur baru Androidyang berfungsi untuk memudahkan penggunanya saat melakukan copy paste dengan mengintegrasikan Gboard.

Harga Hape Google Nexus :

Asus Google Nexus 7 | Huawei Nexus 6P | Motorola Nexus 6

Fitur Integrasi

Selain itu, Android O mampu menghubungkan informasi ke aplikasi tertentu dengan mudah. Misalnya, saat kamu menekan nomor telepon, maka aplikasi dialer akan muncul otomatis.

Begitu juga saat kamu menekan alamat dalam sebuah web atau aplikasi, maka aplikasi maps akan terbuka dan menunjukkan arah ke alamat tersebut. Bila pengguna menggambar huruf C di layar, maka secara otomatis aplikasi kalender yang akan terbuka.

Baca juga artikel :
OS Android 7.1.1 Nougat Resmi Digulirkan untuk Nexus, Pixel dan Android One
Android One Segera Cicipi Sistem Android Nougat
Tips Mengatasi Ponsel Android Overheat Akibat Bermain Pokemon Go

 

Artikel Lainnya

Komentar