JK: Indonesia Harus Kuasai Riset dan Teknologi Otomotif

Oleh Adam Rizal updated Jumat, 28 Apr 2017 | 11:39


Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla resmi membuka pameran otomotif terkemuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/4).

Jusuf Kalla yang kerap disapa JK mengatakan para produsen otomotif harus menjadikan Indonesia sebagai pasar dan lokasi perakitan serta pusat riset dan teknologi sehingga Indonesia bisa menghasilkan kendaraan dengan standar lingkungan yang lebih baik.

"Saat ini, masyarakat menginginkan high quality product, yang memiliki low energy consumption, low cost serta low carbon emmision. Jadi tantangan teknologinya yang kini juga berkembang," kata JK dalam sambutannya.

Pembukaan IIMS 2017 itu juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta sejumlah Duta Besar negara sahabat, pengurus Gaikindo dan AISI, pihak Agen Pemegang Merek (APM) mobil maupun sepeda motor serta perwakilan peserta pameran.

JK juga mengingatkan penjualan kendaraan bermotor bisa menjadi indikator majunya perekonomian sebuah negara tetapi para pabrikan otomotif harus memperhatikan teknologi kendaraan tersebut.

"Ketika negara lain sudah berstandar emisi Euro 4, kita masih menggunakan Euro 3 atau Euro 2. Kita harus mengejar ketertinggalan tersebut antara lain untuk turut menghasilkan lingkungan yang baik," paparnya.

Karena itu, pameran otomotif IIMS 2017 sangat berguna sebagai ajang produsen mobil untuk memberitahu kepada konsumen dan menunjukkan produk dan teknologi yang memenuhi ketiga syarat tadi.

"Mudah-mudahan ajang IIMS ini akan selalu berkembang dan mendorong kemajuan, tak hanya dalam hal penjualan tetapi juga industrinya dan layanan after sales services-nya," pungkasnya.

Komisaris Utama PT Dyandra Media International, Tbk dan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama mengungkapkan kegembiraannya akan pelaksanaan gelaran IIMS 2017 yang tetap mempertahankan tema besar The Essence of Motor Show.

Menurutnya, tema yang dibawa sejak penyelenggaraan IIMS 2015 tersebut muncul dari keberanian akan perubahan, yang melahirkan dimensi baru terhadap konsep penyelenggaraan pameran otomotif di Indonesia.

"Penyelenggaraan IIMS kini tak sekadar pameran otomotif yang menampilkan produk-produk kendaraan terbaru tetapi juga menampilkan berbagai acara yang menyuguhkan esensi dari nilai-nilai budaya otomotif itu sendiri," kata Lilik.

Baca juga artikel :
Dampak Kenaikan Biaya STNK dan BPKB Bagi Industri Otomotif
Kudeta Toyota, VW Rajai Pasar Otomotif Dunia
Gosip Terpanas Dunia Otomotif 2016

Artikel Lainnya

Komentar