Update Google Maps dengan Kompas Baru Kian Permudah Pengguna Mencari Tempat

Oleh Aris Wibowo on Kamis, 22 Sep 2016 | 16:56

Salah satu hal yang membuat pengguna Google Maps frustasi ialah mengetahui lokasi yang pas dan arah yang pas saat menggunakan aplikasi peta ini. Hal ini bertambah parah sebab fitur kompas dalam Google Maps tidak bekerja dengan optimal.

Menyadari hal tersebut, Google menggulirkan update Google Maps terbaru. Dalam update ini, Google mengubah ikon kompas menjadi lebih jelas. Bila sebelumnya kompas hanya berupa tanda panah, kini berubah menjadi sorot lampu. Tanda ini akan berubah seiring bergeraknya pengguna saat menggunakan smartphone.

Untuk mengkalibrasi smartphone kamu, cukup gerakan perangkat membentuk angka delapan beberapa kali. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki sensor Gyroscope di perangkat. Nantinya, ketika sorotan lampu menjadi lebih kecil, artinya kalibrasi sudah semakin pas. Tetapi ketika melebar artinya kalibrasi berkurang sehingga pengguna harus mengkalibrasikan kembali ponsel.

Fitur kompas baru ini sudah bisa dinimati pengguna Google Maps Android. Sayangnya, Google belum menghadirkan informasi mengenai fitur ini di Google Maps iOS.

Sebelumnya, Update Google Maps menghadirkan beragam fitur pencarian yang cukup membantu pengguna. Sayangnya, informasi yang disampaikan kurang lengkap. Namun, Google mulai menggulirkan update yang akan menunjukkan informasi jarak ke tempat tujuan di kotak pencarian. Dalam versi sebelumnya, jarak ke tempat tujuan hanya ditampilkan saat pengguna menggunakan fitur direction.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengetahui jarak ke lokasi tujuan dengan lebih cepat. Pasalnya, jarak akan langsung ditampilkan ketika pengguna sedang mencari tempat tersebut. Selain itu, dalam fitur terbarunya, Google Maps juga bisa mengubah satuan jarak dari mil menjadi km. Fitur ini tentu akan sangat membantu bagi pengguna Google maps yang berkendara.

Google sendiri telah mengakusisi Urban Engines. Pengembang ini merupakan sebuah perusahaan yang mengumpulkan data analisis berbasis lokasi seperti lalu lintas kota dan lain-lain sejak 2014. Akusisi Google ini diharapkan membuat Google Maps berkembang dan lebih efisien. Semoga saja kedepannya, Google menghadirkan update Google Maps yang lebih baik untuk membantu pengguna mengatasi kemacetan lalu lintas.

 
Baca juga artikel:
Google Trips, Aplikasi Pemandu Wisata dari Google dengan Fitur Lengkap
Update Google Maps Hadirkan Fitur Suara Hingga Pencarian Pokemon
Cara Mudah Bandingkan Tarif Go-Jek, Grab dan Uber Melalui Google Map

Artikel Lainnya

Komentar