Niantic Akan Matikan Aplikasi Pokemon Go Tracker

Oleh Aris Wibowo on Jumat, 05 Agu 2016 | 15:07

Beberapa hari ini dunia maya dihebohkan dengan perseteruan antara komunitas pemain Pokemon Go dan pengembang aplikasi game Pokemon. Baru-baru ini perusahaan pembuat game berteknologi Augmented Reality ini sudah mengirimkan peringatan kepada beberapa pengembang maupun para hacker yang dianggap telah melanggar ketentuan layanan game Pokemon Go.

Hal ini terjadi karena kian marak pengembang maupun hacker yang berhasil masuk dan mengubah sistem API game dari Niantic ini sehingga membuat aplikasi lain yang terhubung dengan game Pokemon, atau melakukan berbagai kecurangan untuk mengumpulkan Pokemon dengan mudah. Pasalnya tindakan tersebut cukup merugikan dan bisa dikenakan tindakan hukum.

Perusahaan pembuat Pokemon Go pun mulai mematikan bahkan menghapus koneksi aplikasi-aplikasi tanpa ijin yang berkaitan dengan game Pokemon Go. Niantic juga mulai mengubah sistem API dan sistem Servers sehingga game tidak mudah dibobol dan dicurangi.

Alhasil, beberapa pengembang aplikasi yang berkaitan dengan Pokemon Go, misal Pokevision, sedang berjuang untuk mengupdate aplikasi mereka menggunakan Pokemon Go API terbaru agar aplikasi ketiga ini bisa kembali bekerja.

Niantic sendiri telah menghadirkan sedikit ubahan untuk menyambung antara aplikasi Pokemon Go dan Server Pokemon Go. Tambahan pembaharuan ini disebut “unknown6” yang kini mulai dilirik berbagai pengembang agar bisa masuk lagi ke sistem API Pokemon Go.

Nantinya pembaharuan ini akan men-scan kode pada setiap aplikasi yang hendak menyambung ke game Pokemon Go. Yang menarik, sebelumnya pembaharuan “unknown6” dianggap gagal dan tidak dipakai. Namun, kini Niantic mengaktifkan kembali pembaharuan ini untuk mencegah aplikasi illegal maupun kecurangan lainnya dalam game.

Salah satu Bot Pokemon yang paling populer

Selain itu, seorang pengembang atau hacker sistem API dari Pokemon Go bernama akun Mila432 telah menemukan cara untuk membobol sistem API baru ini. Namun, Perusahaan Pokemon memastikan bahwa hacker satu ini tidak akan membocorkan hal tersebut. Walaupun demikian, dengan berhasil lolosnya sistem baru ini membuat banyak pengembang dan hacker yang juga tertarik segera menemukan celah baru ini.

Game Pokemon Go sendiri telah diunduh hingga 100 juta pengguna. Alhasil aplikasi ini butuh keamanan digital yang tangguh. Maka sudah seharusnya Niantic menghadirkan API baru setiap bulannya untuk mencegah berbagai kecurangan termasuk adanya akun illegal. Kini Niantic benar-benar berusaha menghalau pengembang aplikasi ketiga mengambil untung dari game Populer ini.

Jadi jika Pokemon Go tracker atau Pokemon Go Bot milikmu tidak bekerja, artinya sistem API baru dari Pokemon Go telah bekerja.

Baca juga artikel:
Solusi Permasalahan Lokasi (GPS) Pokemon Go di Perangkat Android
Cara Download Pokemon Go di Android dan iOS untuk Pengguna Indonesia
Tiruan Game Pokemon Go Makin Ramai, Ada yang Dari Indonesia!

Artikel Lainnya

Komentar