Headphone Premium Sennheiser HE 1 Dirilis Untuk Asia Harga 700 Jutaan

Oleh Aris Wibowo on Kamis, 07 Jul 2016 | 13:40

Setelah dirilis untuk pasar Eropa dan Amerika, Sennheiser selaku produsen headphone terbaik dunia akhirnya memasukkan produk terbarunya untuk pasar Asia. Kali ini, produsen ini memperkenalkan headphone premium Sennheiser HE 1. Ini merupakan sebuah headphone audio terbaik bahkan mungkin termahal di dunia. Pasalnya, Headphone ini dijual dengan harga 732 jutaan. Harga tersebut setara dengan harga mobil mewah atau apartemen standar di Jakarta.

Andreas Sennheiser selaku CEO perusahaan asal Jerman ini mengatakan bahwa ide dari headphone premium terbaru ini berasal dari prinsip inovasi. Tim Sennheiser bahkan membutuhkan waktu sekitar satu decade untuk merancang HE 1 dari awal hingga siap dipasarkan. Produsen ini ingin menciptakan sesuatu yang tak pernah ada di pasaran. Headphone ini diklaim dibuat dengan teknologi yang inovatif, material premium, serta proses pengerjaan idealis.

Sennheiser HE 1 merupakan generasi kedua dari jajaran headphone ikonik Orpheus HE 90 keluaran 1991. Tak heran ciri khas Orpheus HE 90 masih dipertahankan seperti hadirnya sepaket dengan amplifier. Bedanya, Sennheiser kini menggabungkan keunggulan amplifier tabung dan amplifier transistor dalam satu desain sirkuit yang telah dipatenkan.

Inovasi terbaru ini menghasilkan respons frekuensi antara 8 Hz hingga lebih dari 100 KHz. Kisaran tersebut bahkan melebihi kemampuan pendengaran manusia yang hanya 20 Hz sampai 20 KHz. Tentu hal ini membuat pengguna headphone bisa mendengar komponen suara yang lebih jernih, kaya dan detail.

Tak hanya itu, setiap tabung bertugas menurunkan distorsi hingga ke titik terendah. Spesifikasi ini diklaim membuat audio super jernih dan nyaman ditelinga. Bahkan, pengguna seakan mendengar suara asli atau disebut High fidelity.  Secara keseluruhan ada 6000 komponen pada HE 1 yang disusun dengan baik untuk menghasilkan pengalaman mendengar audio yang mumpuni.

Nantinya dalam tiap tahunya, Sennheiser HE 1 Cuma diproduksi 200 unit. Selain karena pasarnya yang sangat tersegmentasi, perangkat headhone premium ini juga masih dibuat dengan tangan alias handmade sehingga cukup sulit diproduksi besar – besaran.

Baca juga artikel:
Headphone dan Earphone Wireless Terbaru Sony di Pasar Indonesia
Sennheiser Rilis Dua Headphone Premium Untuk Indonesia
Logitech G633 Artemis Spectrum, Headphone Gaming Superior

Artikel Lainnya

Komentar