Kaspersky Perkenalkan Solusi Terbaru Pengaman ATM Jelang Mudik dan Lebaran

Oleh Aris Wibowo on Selasa, 28 Jun 2016 | 10:05

Mendekati musim mudik dan hari lebaran, produsen antivirus, Kaspersky Lab memperkenalkan ketersediaan solusi perlindungan ATM (Anjungan Tunai mandiri) dari serangan malware. Apalagi, hingga saat ini masih banyak mesin ATM yang menggunakan sistem operasi lama seperti Windows XP. Hal ini membuat mesin ATM akan mudah terkena malware. Ditambah lagi banyak laporan perbankan yang menunjukkan adanya peningkatan sejumlah insiden yang melibatkan malware ATM.

Malware-malware ini tidak hanya menginfeksi software tetapi bisa juga mencuri data dari kartu kredit dan kartu ATM sehingga sangat berbahaya. Bahkan, bila sudah terinfeksi bukan tidak mungkin, PIN ATM bisa terlacak dan uang direkening terkuras.

“Mendekati lebaran transaksi ATM semakin tinggi. Apalagi sebagian besar orang tidak membawa banyak uang tunai saat melakukan perjalanan mudik. Kemungkinan penyebab malware di ATM karena komputernya masih berjalan dengan sistem lawas Windows XP. Ada kemungkinan pula ATM yang terhubung via jaringan 3G dan nirkabel yang lambat sehingga memudahkan malware berkembang” Kata Territory Channel Manager Kapersky Indonesia, Dony Koesmandarin.

Solusi pengamanan ATM tersebut bernama Kaspersky Embedded System Security yang tidak hanya akan melindungi ATM tetapi juga sistem point of sale dan mesin point of service. Cara kerjanya cukup sederhana dimana nantianya sistem akan memberikan pelaporan dan manajeman yang terpusat serta menerapkan mode “default deny” guna memblokir percobaan tindakan kejahatan perbankan.

“Teknologi sistem ini cukup simple yaitu hanya memungkinkan satu aplikasi berjalan, yang lainnya diblokir. Dengan kata lain, sistem ini hanya memperbolehkan apa yang boleh dijalankan.” Ujar Dony lebih lanjut.

Dony mengatakan, Kaspersky Embedded System Security ini ditujukan untuk melindungi beragam jenis sistem operasi berbasis windows dan sistem pengelolaan keuangan paling sensitive. Bahkan sistem ini bisa beroperasi dengan sistem mulai dari 256 megabyte memori dan 50 megabyte disk space. Sistem ini juga terintergrasi dengan Kaspersky Security Network berbasis cloud untuk memberikan informasi ancaman paling baru guna menangkal berbagai serangan.

Baca juga artikel:
Download Antivirus Android Ini Buat Keamanan Handphone
7 Metode Buat Password Ini Bikin Hacker Nyerah
Lakukan Cara Ini untuk Lindungi Diri Dari Hacker

Artikel Lainnya

Komentar