Update Google Maps Kini Bisa Cek Tarif Taksi Online

Update Google Maps Kini Bisa Cek Tarif Taksi Online

Oleh Aris Wibowo on Selasa, 19 Apr 2016 | 12:35

Aplikasi peta tampaknya masih menjadi aplikasi yang dibutuhkan pengguna gadget saat ini. Tak heran, Google terus menghadirkan update Google Maps agar aplikasi peta buatan Google ini semakin canggih. Dalam update ini, Google bahkan menghadirkan sejumlah fitur baru untuk memberikan kemudahan dan pengamalan baru bagi pengguna smartphone yang memakai Google Maps. Selain itu, Google juga terus meningkatkan kecerdasan layanan peta digital ini.

Untuk menambah pengetahuanmu, berikut ini fitur-fitur baru dalam update Google Maps.

Google Maps v9.22: Mengubah nama tempat dan tandai dengan stiker

Dalam update terbaru ini, kamu bisa mengubah label atau nama tempat-tempat favorit. Kamu juga bisa memberikan tanda semacam stiker pada tempat favorit tersebut. Alhasil kamu punya banyak pilihan untuk menandai setiap tempat sesuai dengan keinginan.

Kamu cukup pilih lokasi yang kamu tuju, misalnya kantor. Kamu pilih tombol pilihan berupa tiga titik yang terlatak di bagian atas sebelah kanan. Setelah itu, kamu bisa beri label nama tempat tersebut. Kamu juga bisa menganti ikon dengan stiker sesuai keinginan.

Dengan penanda dan label ini, membuat kamu bisa mudah dan cepat mencari tempat di Google Maps.

Melihat tarif taksi online

Selain menampilkan informasi tentang transportasi untuk menuju tempat tujuan, kepadatan lalu lintas dan rute terbaik untuk mencapai tujuan. Sekarang Google Maps juga sudah bisa menampilkan informasi mengenai tarif taksi online Uber. Tentu fitur baru ini cukup membantu pengguna taksi online karena pengguna bisa tahu lebih dulu biaya yang harus dikeluarkan saat menuju ke tempat lain menggunakan taksi online seperti Uber.

Baca juga: Google Calendar Hadirkan Fitur Goals Untuk Mengatur Jadwal yang Pas Bagi Pengguna

Google Maps v9.20: Tambah foto ke ulasan

Dalam Google Maps, kamu bisa menambahkan ulasan atau komentar terhadap sebuah tempat seperti restoran hingga objek wisata. Dalam update Google Maps terbaru, kamu bisa menambahkan foto untuk melengkapi ulasan atau komen yang kamu buat. Google bahkan akan langsung menampilkan foto yang kamu ambil langsung di lokasi secara otomatis. Hal ini diharapkan bisa membantu pengguna lainnya untuk menilai tempat atau objek wisata terbaik.

Navigasi audio lebih baik

Kamu juga bisa mendapat audio yang lebih baik dalam update google maps. Kamu bisa tetap mendengarkan suara panduan jalan, meskipun kamu sedang melakukan telepon dan memutar musik melalui headset.  

Perubahan timeline

Timeline merupakan sebuah fitur baru penyempurnaan dari fitur location history. Dalam fitur ini kamu bisa melihat lokasi-lokasi mana saja yang sudah pernah kamu datangi. Ketika kamu sedang melakukan perjalanan yang dipandu Google Maps, hingga saat kamu berhenti. Bahkan, saat kamu berhenti ini pun akan terekam dan masuk ke dalam timeline. Sehingga kamu bisa mengetahui alur perjalananmu lebih baik.

Selain itu, update google Maps ini juga menghadirkan notifikasi navigasi baru yang lebih segar dan mudah dipahami. Dengan notifikasi baru ini, pengguna google maps bisa lebih maksimal memanfaatkan google maps.

Google Maps 9.19 : Driving mode

Google juga menghadirkan fitur baru bernama driving mode. Dalam mode ini kamu bisa menelusuri lokasi – lokasi yang pernah kamu dikunjungi dan terekam dalam akun Google kamu. Data tersebut, akan digunakan untuk memprediksi lokasi yang akan dituju berikutnya. Jadi nantinya Google Maps bisa memberikan saran untuk tempat tujuan.

Mode offline

Hampir sebagian besar aplikasi peta digital saat ini bisa digunakan optimal secara online. Namun, sayangnya tidak semua daerah bisa menjangkau jaringan internet. Maka Google pun menghadirkan mode offline dalam update google maps terbaru. Dengan kemampuan ini, aplikasi akan menyimpan peta dengan dukungan pemakaian indeks offline agar bisa dipakai diberbagai tempat dan diberbagai kesempatan.

Untuk bisa menikmati mode offline, kamu harus mendownload terlebih dahulu data peta offline daerah tertentu. Sayangnya, peta offline ini hanya memiliki fungsi dan fitur utama saja, misal mencari tempat, namun tidak bisa menampilkan foto dari lokasi atau ulasan pengguna lainnya. Bahkan, untuk informasi kepadatan lalu lintas pun tidak bisa ditampilkan secara real time.

Yang menarik, Google juga menghadirkan fitur automatically download offline area. Nantinya Google akan secara otomatis mengunduh peta dimana kamu berada. Tentu ini bisa menghabiskan kuota data pengguna. Maka Google juga memberikan pilihan untuk menyalakan fitur ini dalam koneksi Wifi saja.

Baca juga artikel:
Update Waze 4.3 iOS Makin Canggih dengan Fitur Planner Drivers
Google Siapkan Wajah Baru Waze Untuk Pengguna Android
Fitur Waze dan Panduan Menggunakannya Agar Nggak Kena Macet

Artikel Lainnya

Komentar