Takut Kemahalan Beli Gadget? Kami Kumpulkan Semua Harga Termurah di Sini!

Oleh Tedi Yuni A on Kamis, 03 Des 2015 | 16:02

Pricebook hari ini genap berusia dua tahun. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai pencapain diraih seiring industri e-commerce yang makin meningkat bersamaan dengan bertambahnya jumlah pengguna internet di Indonesia.

Menurut data APJII, peningkatan penjualan gadget merupakan salah satu faktor yang mendorong tumbuhnya pengguna internet di Indonesia. Tahun 2014 lalu saja, penjualan smartphone mengalami peningkatan 68%, sedangkan tablet 82%. Permintaan gadget meningkat dengan pesat.

Pricebook memiliki misi untuk meminimalisasi hilangnya kesempatan dalam berbelanja yang biasa terjadi di pasar dengan kekuatan internet, data, dan jaringan stakeholder yang dimiliki Pricebook. Dan selama 2 tahun terakhir ini Pricebook, sebuah panduan belanja untuk memilih produk terbaik di toko terbaik dan dalam kesempatan terbaik pula, tetap fokus pada kategori produk elektronik ketika yang lain menambah kategori produk untuk meningkatkan pengunjung. Dengan fokus tersebut, Pricebook berhasil membangun platform terbaik yang menyempurnakan perputaran informasi di pasar ritel elektronik sekaligus senantiasa memberikan harga terbaik bagi penggunanya.

Menemukan Gadget Terbaik di Harga Terbaik

Sebagai mesin pencarian untuk berbelanja, Pricebook mengintegrasikan penawaran harga lebih dari dari 30 ribu toko online seperti Lazada, Blibli, Bukalapak, Tokopedia, dan Bhinneka. Menariknya, di Pricebook juga terdaftar 1000 lebih toko offline yang berasal dari Jakarta dan luar Jakarta, seperti Bandung dan Surabaya. Seluruhnya divalidasi langsung oleh tim Pricebook di lapangan untuk memastikan kualitas dan keamanan toko.

Baca juga: Perbandingan Motorola Droid Turbo 2 dengan Samsung Galaxy S6

Strategi offline dan online ini sangat efektif bagi pengguna karena pengguna dapat langsung membandingkan harga hingga mencapai 400 toko sekaligus dalam sekali waktu. Dan data Pricebook menunjukan, dari 100 smartphone yang paling dicari, harga terendah yang ada di Pricebook lebih rendah 20% dari harga rata-rata. Ini menunjukan betapa perlunya riset harga sebelum membeli. Lebih jauh, bahkan harga yang sangat kompetitif di Pricebook juga lebih baik dari empat kompetitor Pricebook. Berdasarkan riset Pricebook terhadap 10 sampel harga laptop, kesepuluh harga yang terdapat di Pricebook merupakan yang terendah.

Dan tidak hanya informasi harga yang diutamakan oleh Pricebook, keamanan dan kenyamanan berbelanja juga termasuk. Toko fisik offline yang terdaftar di Pricebook memiliki foto toko yang diambil langsung oleh tim Pricebook dan juga dilengkapi dengan data alamat, nomer telfon, sistem pembayaran, dan delivery yang memastikan pengguna Pricebook terinformasi dengan baik.

Setelah membandingkan harga dan tertarik untuk membeli di salahsatu toko offline, pengguna tinggal meminta informasi melalui SMS otomatis atau memberikan pertanyaan langsung ke toko offline yang bersangkutan. Atau apabila toko online, pengguna tinggal melakukan klik dan akan diantarkan ke website toko online tersebut.

Baca juga: Aplikasi Terbaik Untuk Merekam Kegiatan di Android

Pricebook telah mempertemukan banyak penjual dan pembeli baik online maupun offline. Hal ini menjadikan Pricebook terpercaya sebagai media partner dari beberapa e-commerce besar. Dan secara offline, Pricebook mengirimkan terus calon konsumen kepada toko fisik seperti yang diungkapkan oleh Triee, salah satu partner, “Toko kami mendapatkan 10 atau lebih telfon dan sms setiap harinya”. Soon Lie dari PNP Computer juga mengungkapkan “Setelah PNP Computer bergabung dengan Pricebook beberapa bulan yang lalu, omset kami meningkat hingga mencapai 30%.” Dengan kerjasama yang baik dengan penjual dan pengguna tersebut, Pricebook pun mengalami peningkatan pengunjung lebih dari 3 kali lipat dalam waktu 12 bulan terakhir.

Tahun Ketiga: Menyambut Babak Baru

Pricebook siap memasuki babak baru. Tidak membatasi diri dengan hanya mengumpulkan data harga yang ada di pasar, Pricebook siap menjadi partner bisnis bagi pengusaha di bidang gadget. Pricebook siap memperkuat partnernya dengan membantu memperjelas informasi pasar dan menghilangkan inefisiensi dalam rantai suplai untuk menguntungkan pengusaha sebagai bagian dari ‘Tim Pricebook’.

Detail dari strategi ini belum bisa diungkapkan, tetapi saat ini Pricebook sedang mengelola data stok dan arus pergerakan produk di pasar yang sebagian datanya sudah dibuka bagi 1000 lebih toko retail yang tergabung dalam Pricebook. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas bisnis mereka sehingga mereka memiliki ruang untuk memberikan lebih banyak diskon. 

Semua diupayakan demi keuntungan bersama. Brand dan distributor mendapatkan koneksi ke banyak pendagang ritel menengah ke bawah, pedagang ritel dapat mengefisiensikan biaya, dan konsumen menikmati harga yang makin murah. Dan sebagai partner bisnis, Pricebook mendapatkan berbagai sumber pendapatan.

Kedepannya Pricebook mencari pendanaan ronde ketiga di awal 2016. 

Tantangan Pricebook memang berat, tetapi dengan tim yang selalu berbasiskan data dan fokus dalam menjawab tantangan, Pricebook tentunya akan semakin berkembang sebagai portal bagi seluruh penjual dan pembeli di Asia Tenggara.

Baca juga: Intip Keunggulan Smart Printer Canon PIXMA MG7770

Komentar dari Partner dan Fans

“Di Indonesia, Pricebook adalah price comparison dengan pertumbuhan tercepat di perbandingan smartphone dan gadget. Pertumbuhan ini terjadi karena hanya Pricebook yang mengumpulkan data harga dan produk dari toko offline dan juga online. Pasar offline masih terbesar di Indonesia sementara media lain hanya membandingkan harga dari e-commerce, tentunya ini tidak cukup bagi pengguna yang ini mendapatkan informasi terbaik. Saya percaya generasi price comparison berikutnya harus bisa menggabungkan data online dan offline dari perusahaan manufaktur, wholeseller, hingga ritel dan ecommerce. Dan Pricebook adalah perusahaan itu.”

(Masahiko Honma of Incubate Fund, Investor Pricebook)

“Suplai produk elektronik dan operasi retail di Asia Tenggara berbeda jauh dengan apa yang ada di negara maju. Pricebook secara konsisten berusaha menjadi solusi bagi inefisiensi yang ada di pasar, dan tentunya akan berkembang menjadi infrastruktur yang setiap penjual dan bisnis harus memiliki.”

(Kazuhiko Miyama of Global Brain, Investor Pricebook)

“Kitab bagi perbandingan harga barang elektronik dengan gadget terbaru yang ada di pasar” (Aninda Hadiwardoyo, Lazada Indonesia, business partner dari Pricebook)

“Loh kok iPhone 6 lebih murah di toko offline harganya dari pada di toko online. Udah gitu jauh bener lagi perbedaan harganya,” (Diah, student at STIKOM Interstudi)

 

Baca juga artikel

Beginilah Spesifikasi Resmi Smartwatch Fossil Q Founder

Intex Aqua SUPER, Bawa RAM 3GB di Kelas Midrange

Nokia 230 Dual SIM, Ponsel Murah dengan Dual Kamera dan Bodi Aluminum

Artikel Lainnya

Komentar