Mengenal Focal Length dan Memilih Ukuran yang Pas

Oleh Aris Wibowo on Rabu, 21 Okt 2015 | 10:02

Buat kamu pecinta kamera atau pecinta dunia fotografi, pasti sering mengenal istilah focal length. Istilah ini kerap digunakan para fotografer kala membicarakan kamera dan lensa. Lalu, apa itu focal length?.

Focal length merupakan jarak dalam satuan millimeter (mm) antara bagian tengah elemen optik lensa dengan gambar yang terbentuk pada sensor atau film pada kamera. Focal Length akan menentukan seberapa lebar sudut pandang lensa. Semakin pendek jarak focal length, maka semakin lebar sudut pandangnya. Makin panjang focal length, semakin sempit sudut pandang dari lensa tersebut. Lensa dengan focal length pendek dalam dunia fotografi biasanya disebut lensa wide angle. Lensa dengan focal length panjang biasanya disebut sebagai lensa tele.

Namun, apakah kalau sebuah lensa memiiki spesifikasi focal length 200 mm, maka panjang fisiknya benar-benar 200 mm? Ternyata tidak. Lensa modern dengan teknologi optik yang lebih maju menggunakan banyak elemen lensa tambahan di dalamnya yang bekerja secara kombinasi, sehingga panjang fisik lensa bisa lebih pendek.  

Jenis-jenis Focal length

copyright cdn4.mcpactions.com

Mengenal focal length dan memilih ukuran yang pas juga perlu kamu ketahui kala hendak membeli kamera atau lensa. Untuk itu berikut kami sajikan beberapa jenis lensa dengan focal length berbeda-beda.

Ultra wide angle 14 – 25 mm

Lensa jenis ini merupakan spesial item dan biasanya tidak terdapat dalam paket lensa kit. Lensa ini akan menghadirkan cakupan pandangan yang lebih luas daripada lensa bawaan kamera atau lensa standar. Lensa ini akan membuat objek tampak lebih kecil dibandingkan dengan lensa standar.

Lensa ini memiliki rentang kedalaman fokus pada objek atau Depth of Field yang luar biasa. Tak heran, banyak fotografer menggunakan lensa ini untuk mengambil foto dengan fokus sama mulai dari foreground hingga background. Tak heran banyak yang menggunakan lensa ini untuk memotret pemandangan, arsitektur hingga fotografi interior.

Baca juga: Kenali 7 Alat Pembersih Lensa Kamera DSLR Biar Makin Kinclong

Lensa wide Angle 24 – 35 mm

Lensa jenis ini biasanya terdapat dalam lensa kit atau kamera full frame. Biasanya, lensa ini hadir dengan focal length 25 mm. Lensa wide angle biasanya digunakan untuk memotret objek di lokasi dimana sang fotografer tidak memungkinkan untuk bergerak mundur untuk memuat seluruh objek yang diinginkan. Tak ayal lensa ini sering digunakan para jurnalis untuk memotret sebuah peristiwa dari jauh dan lengkap.

Lensa kamera apapun dengan focal length kurang dari 35 mm bisa disebut lensa wide angle. Sementara lensa dengan kurang dari 24 mm bisa disebut dengan lensa fish eye karena kemampuannya membuat hasil gambar melengkung. Namun, pada umumnya, lensa wide angle yang sering digunakan ialah berukuran 14 mm, 17 mm, 21 mm, 24 mm, 28 mm dan 35 mm.

Lensa Standar 35 – 70 mm

Lensa dengan focal length standar atau normal biasanya digunakan untuk pemotretan portrait, memotret foto model hingga pemotretan grup dengan jumlah sedikit. Banyak yang menggunakan lensa ini untuk pemotretan jalanan mengingat lensa ini memiliki bentuk yang tak terlalu besar dan berat.

Biasanya fotografer menggunakan lensa focal length 50 mm untuk menghasilkan gambar yang memukau.

Baca juga: Pentax Full Frame DSLR Hadir Awal Tahun Depan

Lensa Tele Menengah 70 – 105mm

Lensa ini biasanya hadir dalam beberapa lensa kit. Kamu bisa memilih lensa dengan focal length sekitar 85mm untuk memotret portrait atau memotret objek yang close – up. Kamera ini bisa digunakan pada jarak yang dekat antara objek dan kamera.

Lensa Tele Jauh 105 – 300mm

Lensa jenis ini memiliki ukuran yang pas untuk memotret bangunan atau pemandangan di gunung. Lensa ini memang kurang nyaman kala digunakan untuk memotret landscape karena menghadirkan perspektif yang terlalu datar. Focal length yang cukup besar ini membuat kamu bisa memperbesar objek yang jauh dari kamera.

Tak ayal lensa ini sering digunakan untuk pemotretan saat konser musik, acara olahraga, hingga foto candid. Sayangnya, mengingat dimensi yang dimiliki lensa ini cukup besar, kamu harus menggunakan beberapa teknik agar efek goyangan yang dihadirkan kamera lebih minimal atau berkurang. Semakin goyang lensa, maka semakin berkurang ketajaman dan kejelasan foto (blur).

Memilih ukuran yang pas dalam focal length lensa

Seperti sudah dibahas di atas, lensa dengan focal length yang berbeda akan menghasilkan perspektive yang berbeda pula. Untuk itu kamu membutuhkan beberapa patokan sehingga bisa memilih ukuran yang pas mulai dari:

Baca juga: Mengenal Jenis Lensa Kamera DSLR dan Kegunaannya

Ukuran Subjek

Kamu harus memperhitungkan ukuran objek yang kamu hendak foto. Bila objek yang kamu foto luas kamu bisa menggunakan lensa wide atau lensa normal.

Distorsi

Karena bermain dengan jarak objek, kamu perlu memperhatikan distorsi pada gambar. Bila kamu salah memilih lensa, objek akan nampak lebih panjang atau lebih lebar dari ukuran aslinya sehingga akan nampak tidak natural.

Depth of field atau kedalaman objek

Kamu juga harus memperhitungkan Dept of field sebuah objek kala hendak menggunakan lensa dengan focal length yang berbeda. Jangan sampai, objek seakan terpisah dari background karena ukuran focal length yang digunakan tidak pas.

Jadi semua kembali kebutuhan kamu. Kamu hendak memotret apa dulu sebelum menemukan lensa yang pas. Jika kamu lebih senang mengambil gambar pemandangan alam, lensa wide bisa kamu pilih. Namun, bila kamu senang memotret orang atau model, kamu bisa memakai lensa normal saja. Lain halnya, bila kamu gemar memotret kegiatan olahraga atau konser, kamu bisa menggunakan lensa tele. Selamat berburu gambar!

 

Baca juga artikel

Kamera ini Bisa Rekam Video 380 Derajat

5 Kamera Mirrorless Terbaik Penganti DSLR di 2015

Kamera Kodak PixPro SP360-4K Bisa Foto 360 Derajat tanpa Aplikasi

Artikel Lainnya

Komentar