2015, Samsung Akan Hadapi Tantangan Berat

Oleh Nadia Maharani on Senin, 15 Des 2014 | 12:11

Melambungnya popularitas sejumlah produsen baru diperkirakan akan membuat Samsung menghadapi tantangan besar. Beberapa alasan utamanya antara lain adalah kurangnya inovasi dan harga tinggi yang ditawarkan Samsung.

Sederet pemain baru, seperti OnePlus dan Xiaomi, telah mencuri perhatian pasar sejak pertengahan tahun 2014 lalu. Bahkan, dalam waktu singkat, Xiaomi telah menjelma menjadi produsen smartphone terbesar ketiga di dunia.

Bukan tanpa sebab, produsen semacam Xiaomi dan OnePlus berhasil menelurkan produk smartphone dengan spesifikasi setara perangkat premium Samsung. Harga yang ditawarkan pun dua kali lebih murah dari produk Samsung sekelasnya. Hal itu yang membuat kedua brand tersebut kian mengintai posisi Samsung.

Tak cuma itu, dikutip dari Business Insider, Samsung dinilai kurang inovatif. Dilihat dari sejumlah smartphone yang diluncurkan Samsung tahun ini, terlihat tak banyak fitur atau teknologi baru yang disematkan oleh produsen besar asal Korea Selatan tersebut.

Langkah Samsung dalam merilis smartphone premium berharga mahal itu tak sama dengan strategi yang diaplikasikan Apple. Pesaing berat utama Samsung tersebut memang membanderol produk-produknya dengan harga selangit. Namun hal itu juga diikuti dengan banyak teknologi dan fitur inovatif, seperti Apple Pay, yang tak ditemui di perangkat lain.

Tidak cuma beberapa faktor tersebut yang akan menjadi bahan evaluasi Samsung. Selain gempuran produk-produk unggulan pesaingnya, Samsung juga dihadapi dengan kesan “pelit” ditilik dari kualitas fisik produknya.

Seperti yang dilaporkan Phone Arena beberapa waktu lalu, ada bocoran mengenai produk yang bakal dirilis Samsung pada 2015 mendatang. Tampaknya smartphone dengan nama Galaxy A7 itu akan menjadi salah satu perangkat unggulan Samsung.

Ketika smartphone premium buatan pesaingnya sudah berbalut material logam, produk Samsung masih mengandalkan plastik. Hal itu mengurangi kesan premiumnya meski dipatok dengan harga tinggi. Selain itu, desain smartphone terbaru Samsung cenderung tak berubah dari model-model sebelumnya.

Untungnya, masih ada harapan bagi Samsung untuk kembali menancapkan kukunya di pasar gadget dunia. Selain melakukan perbaikan dari segi kualitas dan inovasi, Samsung bisa mencuri perhatian pasar melalui produk smartwatch.

Geliat pasar smartwatch yang mulai terlihat pada tahun 2014 ini akan membuka jalan lebar bagi Samsung untuk mengukuhkan reputasinya sebagai produsen papan atas.(Tedi)

Baca juga artikel:

Download Whatsapp Plus Ke Zenfone Anda, Gratis!

Koneksi 4G LTE Hadir di Indonesia, Dimana Saja Spotnya?

Inilah Tipe-Tipe Screen Protector Smartphone

Artikel Lainnya

Komentar